Puisi tanpa nama
bait puisi kutuliskan di diary
Tapi hari-hari belakangan ini
kembali diary ku dipenuhi puisi
Puisi tanpa nama
tapi kutahu untuk siapa
*) buat bunga yg dulu tak percaya selingkuh, tapi kini sedang menikmati !
Tulisan disini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk memahami PERSELINGKUHAN. Tak usah takut dan malu kalau berselingkuh. Tapi juga tak usah sombong kalau tetap setia. Hidup seperti air mengalir, tak usah dipaksakan, nikmati sajalah. SELAMAT BERSELINGKUH ! (baca:selamat tetap setia bagi yang tidak ingin berselingkuh)

Profesional Teknologi Informasi (IT) merangkap pengamat perselingkuhan. Menulis berdasarkan pengalaman pribadi, diskusi, konsultasi dan sumber lain. Kirimkan artikel, masukan, pengalaman atau problem selingkuh Anda ke yerianto@gmail.com
Aku nggak ngerti,
mengapa kamu harus hadir dan melintas dalam hidupku
Walau hanya setitik, tapi terasa dalam dan menyentuh kalbuku.
Rasa yang dulu pernah ada… hadir pada dirimu
sungguh indah jika bersamamu dan berbagi bahagai dengan mu…
Pada akhirnya kamu pun coba untuk menghindar dariku
(mungkin) karena statusku,
Sehingga kamu rasa kita tak mungkin bersatu.
Bagiku itu cukup berat dan menyesakkan
Tapi sepertinya itu yang harus kulakukan…
Melupakanmu…….
Dan kembali untuk setia pada istriku……..
Yang lebih sewindu menemaniku…
Ya Allah kenapa engkau berikan anugrah cinta
Kalau itu menyakiti dan terlarang bagiku
I don’t wanna be a cheating husband
(curhat dari rekan di Jawa barat)